Biar aku balut sedihku ini
Dengan cerita-cerita cinta lainnya
Agar tidak satu pun tahu
Segala kegundahan hatiku karena siapa
Aku merasakan keruh pada kecupanmu pagi ini
Matamu yang menghitam, sinar matamu seakan ingin melepaskan amarah
Biar kita buang bersama penat itu, sayang
Untuk meringankan sedikit beban yang ada
Aku yang menengadahkan kedua tangan di tengah malam yang tidak bercahaya
Memejamkan mata dan melisankan suara hati menjadi rapalan doa
Sambil bertanya-tanya ke mana takdir akan membawa
Dan mengharap kelancaran untuk segala usaha