Sabtu, 03 Oktober 2015

Zona Pertemanan

Perpindahan memberikan jarak
Tidak banyak perubahan
Tetapi memberikan perbedaan
Jika hatiku hatimu

Pernahkah kau terjebak
Terjebak dalam lingkungan pertemanan
Siapa yang salah?
Aku atau kamu?

Hidupku tidak selalu memiliki logika
Seperti dirimu yang tidak dapat dilogikakan
Berbagai rasa berkecambuk
Saat kau menceritakan dirinya

Terlalu bodoh untuk menitikkan air mata
Hingga saat kita sudah mulai jauh
Aku tetap ingin menangis dikala penyebutan
Silahkan berkontak

Engkau yang rela menunggunya
Aku punya pertanyaan
Apakah untuk menjaga itu harus kau miliki?
Aku bertanya dalam seribu kerendahan

Terjebak dalam labirin pertemanan
Tidakkah kau sadar bahwa wanita mudah merespon
Tidakkah kau tahu bahwa aku wanita
Ikhlas.

Terima kasih atas genggaman tanganmu dalam sebuah gerbong kereta disetiap pergi dan pulang. Hal yang memberikan rasa hangat yang menjalar menuju hati, membuat aliran darah semakin terasa seperti jantung yang memompa lebih cepat.

Rabu, 23 September 2015

Melihat

Melihat ragamu
Chinese
Rambutmu seperti baru dipotong
4 huruf untuk namamu

RIK mungkin kehidupan lamamu
Saat ini menjadi kehidupanku
Selamat bertemu di RIK
Aku berharap kamu sering kesini


Syukurku tiada henti
Atas nikmat yang telah Tuhan berikan
Atas kesehatanmu
Dan syukur terbesarku adalah
Atas pertemuan dari berjuta-juta kemungkinan
Hanya aku yang beruntung

RIK menjadi hidupku sekarang
Beri aku peta waktumu
Ajak aku jelajahi segala ruang
Bawa aku menuju kesuksesan!


Jumat, 18 September 2015

Rumah

Karena cinta tahu kemana ia akan kembali
Karena cinta tahu dimana rumahnya

Jadi baperan gue semenjak kuliah. Udah lama gak punya pacar. Liat mantan share foto sama ceweknya langsung iri. Liat orang pacaran jadi baper. Liat cemceman deket sama cewe jadi lebih baper (?)

Maklumin aja, sudah terlalu lama sendiri.

Selasa, 15 September 2015

Karena aku merasakan

Terasa
Bodoh
Kembali

Karena aku merasakan
Perbedaan yang terlihat
Sudah berubahkah waktu?
Seperti kataku, waktu yang merubah jarak

Jarak takkan bisa merubah waktu
Tidak seperti dia
Bekukan kembali hatimu
Berhenti jatuh hati kepadanya
Hanya sahabat. Hanya sahabat. Hanya sahabat.

Dia tertarik padanya.
Dalam penglihatanku.
Dalam perasaanku.

Sabtu, 12 September 2015

semangat?

Kata semangat udah kaya barang langka di hidup gue sekarang. Dulu, gue masih sanggup buat memotivasi diri sendiri. Gue masih bisa ngasih suplemen buat ngebangkitin semangat. Sekarang kata itu jauh lebih sulit untuk diraih. Berkali-kali gue suggest diri gue, berkali-kali badan gue ngedrop. Entah apa yang salah. Apa karna dulu gue terlalu memforsir badan gue? Apa dulu gue tidak memanfaatkan liburan untuk merelaksasikan diri? Tapi ada kebutuhan lain yang harus gue penuhi.

Bismillah, gue yakin Allah SWT ngasih gue jalan ini karna gue sanggup ngelewatinnya. Gue pasti sanggup!

Jumat, 28 Agustus 2015

Kebodohan

Mungkin hanya kegelapan malam yang mengerti
Selamat datang sisi hitam
Kerapuhan datang menggelayut
Menyelimuti sisi hati

Haruskah aku menangis saat ini?
Setelah sekian lama
Haruskah aku menangis untukmu?
Wahai engkau, terima kasih atas keputusanmu

Mungkin lebih baik sakit sekarang
Terlalu jauh aku mengagumimu
Seseorang yang tidak pantas bersamamu
Kembalilah, dia lebih baik

Aku hanya pendatang
Bahkan mungkin hanya pelarianmu
Terima kasih untuk malam ini
Kata-kata yang terus terngiang

Berusahalah kalian berdua
Gapailah mimpi kalian
Bersamalah kalian
Mungkin hanya aku yang terlalu berharap

Hanya aku yang terlalu bodoh
Termakan oleh kenyamanan hati
Mungkin ini karmaku
Yang pasti saat ini aku menangis
Karena kebodohan hatiku


Kamis, 27 Agustus 2015

Sebuah Alur

Santai saja,
Ini masih di awal

Nikmati saja,
Semua akan berjalan

Syukuri saja,
Semua membawa pelajaran

Seperti air yang mengalir
Yang menghujam batu karang
Dan melawati celah kecil
Selalu bermuara di lautan

Jumat, 21 Agustus 2015

Berhenti

Masa lalu menjelma dimasa kini
Dahulu dan sekarang
Lama tapi sebentar
Hilang dan muncul lagi

Menyangkut perasaan pasti menyangkut hati
Sebuah rasa suka dimasa lalu
Hilang dikala jauh
Dan kembali muncul dimasa kini

Permasalahannya,
Saat ini rasa itu lebih tumbuh
Jika dulu hanya benih
Saat ini sudah menjadi kuncup

Tolong, jangan biarkan aku merekah
Jika semua yang kamu lakukan hanya sia-sia
Tolong, jangan menggenggam tanganku
Jika tanpa arti apapun
Tolong, berikan kejelasan
Kamu lebih parah dari abu-abu
Semu

Aku ingin memilihmu dengan kejelasan
Diluar mungkin ada yang lain
Tapi kenyamananku sudah ada pada dirimu
Tolong, berikan kejelasan
Dahulu mungkin kita hanya sebatas kenal
Saat ini kita terlalu sering bertemu
Terlalu sering aku menghirup aroma parfummu
Maskulin, cocok dengan indraku
Terlalu hangat dirimu
Tolong, jaga hati ini
Berhentilah tidak jelas
Apakah hatimu jelas?
Sahabat atau lebih?

Rabu, 29 Juli 2015

Aku rindu

Aku rindu akan kejadian setahun lalu...
Kejadian lebaran tahun ini mengingatkanku akan lebaran tahun lalu. Aku bersama papa kembali mengantar saudaraku ke Bekasi. Melewati jalan yang sama, jalan tol. Dan mengalami hal yang sama, macet. Padahal sudah jam 10 malam, tapi jalanan Jakarta terasa masih terjaga. Di mobil, pikiranku flashback ke masa lalu. Setahun yang lalu, di saat macet di tol menuju Bekasi seperti tahun ini aku on chat dan kamu juga on. Ingatkah? Kita berbalas-balasan chat, tentang keluhanku tentang tol yang harusnya 40 menit sampai tetapi ini harus memakan waktu 2 jam. Tidak terasa, sudah setahun kamu menghilang. Bahkan aku tidak mengetahui apa-apa lagi tentangmu.
Aku rindu... sepatah duapatah perkataanmu.
Selamat lebaran Vulner Hunter!

Idul Fitri 1436H

Kamis, 16 Juli 2015

Entahlah...

Berhenti...
Mungkin sebaiknya aku berhenti
Seperti matahari yang berhenti menyinari
Mungkin sebaiknya bulan yang ada

Aku malu...
Ketika sadar dia mengetahuiku
Seakan semesta meminta agar dia tahu
Hingga pada saat itu aku ingin 'dia tidak pernah tahu'

Aku tidak ingin dilihat balik
Aku juga tidak ingin terlihat mengagumi
Aku hanya ingin memandanv
Aku cukup dengan memperhatikanmu dari jauh

Mungkin semua terlihat seperti diluar logika
Otakku pun tidak mengerti
Ragaku bergerak seakan panggilan alam
Hatiku jadi tak menentu, tidak tahu arah jalan

Jika aku bisa memilih,
Aku akan memilih untuk berdiam
Jika aku bisa memilih,
Aku akan memilih untuk berhenti mencari

Maaf kalau aku mengganggu kehidupanmu.

Rabu, 08 Juli 2015

Aku Hanya Mengagumimu

Aku hanya mengagumimu,
Tanpa aku tahu kamu mengetahui atau tidak

Aku hanya mengagumimu,
Tanpa aku tahu kamu merasakan atau tidak

Aku hanya mengagumimu,
Tanpa aku tahu kamu melihatku atau tidak

Aku hanya mengagumimu,
Tanpa aku tahu kamu peduli atau tidak

Aku hanya mengagumimu,
Tanpa mengharapkan balasan