Tampilkan postingan dengan label KN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KN. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Juni 2018

Midnight Conversation

Me:
"Mas, kenapa ya kalau suka sama orang bawaannya pengen ngebales?"
"Bukan suka doang sih, kalau sama temen biasa juga aku bales kalau aku lagi bisa bales. Tapi ini, aku lagi bisa bales, tapi aku rasanya males banget ngebalesnya dan jadinya aku tunda sampe besok baru aku bales padahal beberapa kali aku lagi senggang."

Emas:
"Ada faktor x nya"
"Kalau ditembak gak suka ya ngehindar"
"Kalau suka kebalikan"
"Kalau biasa aja ya normal"

Apakah ini sifat alamiah manusia?

VH.

Sabtu, 12 Mei 2018

Dialektika

Surya sedang di tengah cakrawala
Dan kita kembali berdialektika
Akan kabar yang tak kunjung ada
Untuk kedatangan di masa yang akan tiba

Sudah lama tidak membaca kata
Sudah lama pula aku tidak bercerita
Hanya ada kabar seketika dan centang dua
Semoga kita selalu dalam lindungan-Nya

VH.

Minggu, 04 Maret 2018

-

Setiap habis membuka pages facebook-mu, aku membaca untuk keberapa kalinya (sepertinya kelima). Secara otomatis, aku ikut merasakan kesedihan. Mataku jadi berair. Aku tidak mengatakan aku paham bebanmu, aku tidak mengatakan aku paham tanggung jawabmu. Aku sama sekali tidak paham, tapi aku tau rasanya kesedihan itu. Aku tidak mengatakan aku paham rasanya ada di posisimu. Aku hanya ingin mengatakan, aku di sini, menemani dan berharap bisa membantumu. Aku di sini, selalu ada setiap hari. Entah, dianggap apa aku ini, tapi yang pasti aku selalu di sini, setiap hari, aku muncul dengan ceritaku dan kabarku. Aku tidak meminta balasan, aku hanya ingin menemani dan membantumu. 

VH.

Jumat, 16 Februari 2018

Ada

Ada seseorang yang pernah bertanya, "VH itu siapa?"
Aku hanya jawab, "manusia."

Tenang saja, kita akan tetap menjadi rahasia untuk pembaca.
:D

You


The best reason why I can stay with him till now is that.

For you, who always calm when I angry, who always relax when I tell about crush, who always silent when I cry and who always patient with my words. Look so ignorant, but I know you care behind your ignorance. You're the person who directly call me after I said I've got an accident. You're the person who relax have a talk with me. You're the person who send me a kiss before sleep. You're the person who always in my mind from that day till now. You're the one who know, I'll back to you again and again and again. I called you, home, my muse.

VH.

Kamis, 15 Februari 2018

Penikmat Waktu

Ada mereka yang terikat
Tapi tidak ada rasa
Ada mereka yang merasa
Tapi tidak terikat 

Mana yang lebih penting?
Rasa tanpa ikatankah?
Ikatan tanpa rasakah?
Mana yang kau pilih?

Ada dunia dalam imajinasi
Selayaknya engkau yang selalu mengisi
Sudah lama disadari
Banyak hal menggunakan hati

Banyak insan menjalin hubungan tanpa ikatan
Manusia bebas tetapi tetap ingin pulang
Sebuah raga masuk dalam hubungan tanpa ikatan
Menuruti hati yang memilih menetap pada pawang

Terlalu banyak sandiwara di dunia
Menutupi segala hal nyata
Termasuk rasa di dada
Akibat logika yang menjelma

Aku hanya ingin menikmati waktu
Waktu yang masih ada untuk kita
Aku hanya ingin berkata padamu
Memang ada rasa sejak lama

Aku hanya ingin menikmati waktu yang diberikan Tuhan untuk kita, VH.

Senin, 25 Desember 2017

Akhirnya

Terima kasih atas kesabarannya
Menghadapi manusia yang seperti tak punya rasa
Terima kasih atas pengertiannya
Untuk tetap mendengar dan tidak bertanya 

Engkau mungkin tidak sepenuhnya paham
Engkau juga tidak sepenuhnya peduli kecam
Tapi dia tetap menemani dalam diam
Hingga pada akhir aku jatuh dan dia tetap di dalam

Aku berada dalam beberapa kesulitan
Dari mulai adanya kerisihan
Aku membuat berbagai aduan
Lalu berlanjut pada kepasrahan

Aku terlalu lelah membuat harapan
Akan sesuatu yang belum tentu nyata adanya 
Aku menyerah pada sebuah pemahaman
Akan kepasrahan sebuah rasa

Waktu berlalu begitu cepat
Atau hal tersebut memang hanya sebentar?
Waktu dan rasa memang selalu meluncur dengan pesat 
Hingga berakhir pada rasa sakit dan perih yang tidak sebentar

Pada akhirnya kita berhenti bertanya
Kita juga berhenti bersua 
Pada akhirnya aku kembali padanya
Seseorang yang hampir selalu ada

Ceritaku dengannya sudah hampir tiada
Bahasaku dengannya sudah tidak ada
Hatiku sudah tidak memiliki rasa
Hariku sudah selesai dengannya

Terima kasih telah hadir di masa lalu
Terima kasih telah menemani masa ini
Semoga selalu menemani hingga masa depan
Tetaplah seperti ini, selalu kucari dan kutemui

VH. 

Kamis, 21 Desember 2017

Waktu Kita

Bisakah kita memiliki waktu kita lagi?
Seperti dahulu dalam blog pertamaku tentangmu 
Kita mengobrol di setiap sore
Atau saat kita bertemu kembali 
Kita mengobrol di akhir pekan

Bisakah aku mendapatkan waktumu lagi?
Apakah teleponmu hanya untuk awal saja?
Mungkinkah itu hanya sebuah rasa penasaran?
Hingga berakhir dengan berbagai khayalan 

Sederet panggilan darimu berjajar rapih
Mengisi memori panggilan masuk telepon
Bisakah seperti itu lagi?
Mendengar obrolan yang terkadang tidak jelas arahnya
Diam dan berbicara lagi
Mendengarmu bernyanyi dan berdendang

Apakah hanya untuk di awal saja?
Aku... rindu.

VH.

Rabu, 08 November 2017

Aku Pernah

Aku pernah menunggu
Sekian tahun lamanya
Jika saat ini aku disuruh menunggu
Akan kutunggu karena tidak selama dulu kala
Suatu pengharapan hanya menimbulkan kecewa
Akan kutunggu tanpa harap
Ku berikan sebuah doa dikala ingat
Untuk keberkahan dan kebaikan di masa depanmu

VH.

Senin, 06 November 2017

Sebuah Kekecewaan

Semalam, aku menunggu dirinya. Tidak biasanya last seen berjarak sangat jauh. Sekitar jam 11 dan jam 13 dari kedua kontaknya. Aku tau ia sedang sakit, lalu kuputuskan untuk menunggu. Setiap ada bunyi pesan masuk langsung kusambar handphoneku, namun hanya sebuah notifikasi dari grup. Hingga muncul sebuah telepon dari nomor 021 seusai maghrib. Agak ragu, namun tetap kuangkat.

"Halo," lalu aku terdiam, "maaf ini siapa ya?"
"Halo," lalu seseorang diseberang telepon menjawab, "apa benar ini dengan Ibu xxx? Saya akan melakukan pemasangan blablabla," dengan nada suara lembut yang khas seperti suara orang yang kutunggu.
Terkadang, orang yang kutunggu memang suka melakukan pembicaraan seperti itu karena pekerjaannya terbiasa melakukan itu. Senyumku sudah mengembang dan aku sudah ingin melontarkan kata "Emash!". Tapi kuurungkan karena orang diseberang telepon bertanya kembali lebih dulu sebelum aku melontarkan kata itu.
"Lagi ada pengajian?" karena masjid di dekat rumahku sedang aktif melantunkan puji-pujian setelah salat maghrib dan nada suara orang di seberang telepon pun berubah menjadi lebih parau seperti biasanya. Sialan! Aku langsung tau ini siapa dan langsung merutuk dalam hati. Ada kekecewaan yang timbul, rasanya jadi campur antara kesal dan sedih.

Kenapa yang ditunggu tak kunjung datang dan yang tak pantas untuk ditunggu selalu menghampiri?

VH
Stasiun Pondok Ranji-Tangerang Selatan, 6 November 2017

Selasa, 10 Oktober 2017

Muse

Just a little bit of text can make my day better
Waiting the unanswered text can make me feel bitter
Thank you for the attention when me need
If you ask about to stay
The answer is:
I wouldn't bored with you and I'll stay
Because you're my muse
And always be my muse
VH

Minggu, 10 September 2017

Rindu

Wahai engkau yang mengucap kata rindu
Aku sejenak menghentikan waktu
Pikiranku melayang tentang dirimu
Aku juga merasakan rindu :)

VH.

Jumat, 01 September 2017

Temu

Mungkinkan kita akan bertemu pada satu waktu?
Seperti di hari Sabtu ataupun malam Minggu
Saat kamu tidak sibuk dengan pekerjaanmu
Dan aku tidak diikat oleh kuliahku

Aku yakin kita akan bertemu suatu waktu
Saat kamu sudah tidak ingat dengan diriku
Disitu aku mungkin masih ingin melihatmu
Kita memandang tapi tidak mungkin bersatu

Dirimu pemberi rasa candu dalam setiap hariku
Kepergianmu tentu menimbulkan rasa sendu
Kamu pernah satu kali meninggalkanku
Aku harap itu hanya terjadi di masa lalu

Walaupun dalam pengawasan terselubungmu
Tetap saja aku tidak tahu bahwa tetap ada dirimu
Mulai sekarang jangan pergi lagi dari jangkauanku
Bersama kita diantar oleh sang waktu

Menuju takdirku dan takdirmu
Yang telah diatur oleh Tuhanku dan Tuhanmu
Semoga waktu selalu berbaik hati padaku dan padamu
Hingga memberikan masa depan yang baik untukku dan untukmu

VH.

Minggu, 13 Agustus 2017

Selamat Tinggal dan Selamat Datang

Untuknya yang muncul dan hilang
Untuknya yang datang dan pergi
Untuknya yang hadir dan tenggelam
Melihatmu kembali merupakan anugerah

Malam ini
Ku baca ulang berbagai percakapan
Dari yang masih ada hingga yang seharusnya sudah tiada
Saat pamit dan kembali

Kembali kubayangkan kebahagiaanku
Ketika muncul sebuah pesan
Setelah penantian
02.10.2014.11.35
20.02.2016.07.09
2 tahun bersama puisiku

Gila. Kok bisa ya?

Kehilangan membuatku harus ingat dengan syukur
Bahwa saat ini tidak hilang seperti dulu
Manusia memang selalu menginginkan yang tidak dimiliki
Raga ini pun menyelam lewat cermin

Di saat syukur dimulai
Di saat itu pula perasaan bermain dengan lihai
Di saat syukur dimulai
Di saat itu pula keadaan berperai
Di saat itu, aku harus memulai syukur

VH.

Rabu, 26 Juli 2017

Refleksi Masa Lalu

Terkadang, merasa seperti mengenalnya. Namun, itu semua hanya perasaan saja, belum tentu benar belum tentu salah. Hingga aku harus mencaritahu sendiri. Dia pendiam tapi terkadang tidak juga. Dirinya ialah orang yang pernah terjatuh ke jurang yang lumayan dalam, tetapi bisa bangkit lagi. Entah itu karena usahanya atau karena usaha orang-orang di sekelilingnya. Bagaimanapun setiap manusia sepertinya butuh penopang. Aku pernah berada dalam posisinya, hanya saja musibahnya lebih berat tapi kurang lebih tema masalahnya sama. Lalu apa yang membuatku bisa sembuh? Jawabannya adalah waktu.

Pada akhirnya, waktu yang akan mendatangkan dan menghilangkan segala hal. Tentunya waktu yang telah diatur oleh Nya. Selain itu, apalagi? Emosi yang ditumpahkan dan sahabat yang senantiasa menemani. Menahan kesedihan hanya menambah beban hati. Menumpahkan segala emosi sedih dan kesal akan membuat lebih lega, tentunya ditumpahkan dengan hal yang masih masuk akal. Memiliki sahabat yang setia menemani pun membuat diri merasa tidak benar-benar sendiri saat sedang ada masalah. Walau saat bercerita tidak sepenuhnya didengarkan dan diperhatikan. Tapi dengan dirinya hadir dan membiarkanku menangis saja sudah lebih dari cukup.

Selain tiga hal tadi, ada satu hal yang menjadi andalan orang-orang tapi bukan jadi andalanku. Memindahkan perasaan alias move on. Untuk diriku, hal itu malah sangat tidak membantu. Kerjaanku jadi sangat mudah memindah-mindahkan rasa. Mungkin tidak harus memaksakan diri untuk move on, tapi mencari penopang. Orang yang bisa menjadi teman hingga lebih untuk menemani dan mendengarkan segala keluh kesah kesedihan dan kebahagiaan.

Setelah membaca beberapa postingannya, saya jadi teringat dengan diri saya di masa lalu. Pada akhirnya, yang harus membuat niat untuk berhenti meratapi ialah diri sendiri. Niat yang kuat dari dalam hati bersamaan dengan usaha dan doa. Seperti kalimat di akhir paragraf pertama, semua hanya butuh waktu.

VH.

Kamis, 20 Juli 2017

Kalau...

Kalau dibuat reka ulang kejadian
Waktu telah membawa kenangan 
Namun semuanya hanya dalam angan 
Tidak ada sebuah pengulangan

Kalau dipikirkan kembali
Apa yang membuat aku seperti ini
Tenang dengan keadaan sendiri 
Hanya beberapa kali terjangkit jatuh hati

Kalau digambarkan engkau seperti lembayung
Seperti teratai yang tenang mengapung
Membuatku ingin menjadi sebuah saung
Tempat bercengkerama dan berlindung

Kalau dinyatakan di kehidupan
Saung hanyalah tempat singgah 
Tempat berteduh dan makan
Sebelum petani pulang ke rumah 

Kalau ditanya harapan
Aku ingin jadi saungmu 
Tempat istirahat setelah melakukan pekerjaan
Agar tenang pikiran dan perasaanmu 

Kalau ditanya harapan lain 
Sepertinya tidak mungkin
Aku tidak bisa mengatakan harapan lain 
Karena aku ingin menjaga batin

Kalau ditanya 
Memang ada
Harapannya

VH

Selasa, 18 Juli 2017

Permintaan

Jika waktu bersahabat denganku
Mungkin aku bisa meminta masa lalu
Atau meminta suatu hal baru
Contohnya mengenai usiamu

Dunia dan seisinya memang unik
Seperti buku-buku yang terisi tinta
Mereka membuat insan pergi dan balik
Untuk menemui sang pencinta

Rengkuhan mawar dalam kubangan
Terombang ambing di atas lautan
Harus kusadarkan akal dan pikiran
Agar tetap tenang dalam pertemanan

Sebuah hubungan percintaan
Hanya penuh dengan kebohongan
Menghilangkan usaha pendekatan
Karena merasa sudah diikat pacaran

Wanita ingin diakui
Lelaki ingin dihormati
Mereka ingin dicintai

VH

Selasa, 04 Juli 2017

Siapa?

Pertanyaan yang sering muncul
Siapa aku di matamu?
Apa artinya aku?
Bagaimana jika tiba-tiba aku hilang?

Jawaban yang selalu muncul
Bukan siapa-siapa
Gak ada artinya
Gak akan berpengaruh sama apapun

Tapi,
Antara pertanyaan dan jawaban
Seakan ada ganjalan
Belum tentu salah, belum tentu benar

Siapa aku dalam pikiranmu?
Ternyata banyak, tidak hanya aku
Bagaimana jika tiba-tiba hilang?
Sama seperti yang lain, yasudah
Apa artinya aku?
Hanya teman dalam obrolan maya

VH.

Kamis, 15 Juni 2017

Aku Ingin Bertanya

Teringat saat kali pertama kamu muncul kembali
Dalam sebuah pesan
Ingatan yang membuatku senyum-senyum sendiri saat ini
Menjelajahi sejarah obrolan

Aku ingin bertanya padamu,
pernahkah kamu merasa tidak nyaman dengan seseorang?
pernahkah kamu merasa tidak ingin pergi dengan seseorang?
pernahkah kamu ingin mengatakan tidak tapi tidak enak?
pernahkah kamu menolak?

Kenapa menolak sangat sulit untukku
pernahkah kamu membatalkan suatu rencana?
Aku ingin melakukan itu...

Sebenarnya apa kadar kedekatan itu?
Seminggu chat terus apakah itu dapat dikatakan dekat?
Merasa tidak jujur dengan diri sendiri apakah itu bisa dikatakan dekat?

Aku ingin membatalkan suatu rencana, karena hanya ada rasa tidak nyaman.
Namun, bagaimana aku harus mengatakannya?

KN.

Senin, 22 Mei 2017

Random

Sungguh,
saat ini semua terlihat maya
semua terasa semu
semua terdengar seperti radio rusak

Apakah perubahan ini baik?
Aku jadi sering bertanya pada diriku
Aku jadi sering ingin balas-balasan pesan
dengan intensitas yang lebih sering
Aku tidak bisa menulis panjang dalam chat ini

Aku merasa terbatasi
jika aku terka
sepertinya itu karena
aku tau engkau nyata

Dulu
aku melihat engkau sebagai sesosok maya
karakter yang aku tidak tau bagaimana rupanya
dan yang aku percayai tidak akan bertemu

Aku menyukai saat-saat menunggu chat di facebookku
Aku menebak-nebak bahwa saat aku membuka facebook di sore hari engkau akan on
Aku mengecek lampu tanda online di chat facebook
Aku menyukai itu semua, perasaan itu

Tarik ulur aku seperti dulu
Dengan begitu aku akan mencari dan menemukan
Aku akan menunggu hingga datang
Aku bisa bersyukur dengan datangnya engkau

Tarik ulur aku saat ini