Kamis, 14 Januari 2016

Masaku

Kamu,
Pengisi dimensi ruang dan waktuku saat ini
Kamu,
Pelengkap warna dalam kepolosan warna putih

Aku mensyukuri masa lalu
Aku menjalani masa kini
Aku mengharapkan masa depan
Kamu, isilah setiap masaku

Beberapa hari menuju pilihan
Harapanku kamu bisa memilih
Siapapun itu
Jika tidak, aku yang terpaksa memilih

Rabu, 13 Januari 2016

Sabar Kawan

Tunggulah kawan,
Aku akan pulang
Sabarlah kawan,
Aku pasti datang

Bukan hanya kamu
Tetapi juga aku
Aku juga rindu
Tentu, kita akan bertemu

Fakes

Smile outside, cry inside.
I don't want to be that.
I would cry when I'm sad and I would smile when I'm happy.
The fake just make more liar.
Be honest with my feeling.

Senin, 11 Januari 2016

Dalam Hati

Mau seneng tapi malah sakit
Mau menutupi pun tak bisa
Mau bahagia dalam rakit
Mau menyelami api cinta

Tersenyum tapi hambar
Mengusap dada
Seakan ada jarum menancap
Menusuk hingga dalam

Selama belum jelas
Tidak boleh terlalu jauh
Selama belum jelas
Tidak akan terlalu dalam

Sakit.

Kamis, 07 Januari 2016

(not) know




Who knows?
No one knows
Who knows?
If doesn't knows

I'm looking into your eyes
I'm starting to listen your heart
I'm trying to understand your mind
Are they tell the truth?

I-don't-know.




Minggu, 27 Desember 2015

Senin, 14 Desember 2015

Vulner Hunter

I remember a long time ago, since 1 or 2 years you leave? HAHA I'm forget. I won't remember that. But, I still remember you. I miss you.

Hearing people gets surprise, I just want your words in this December.
Tell me, you remember my birthday.

Minggu, 13 Desember 2015

Mimpiku denganmu, teman.




Mimpiku dengan seseorang berinisial Ujah
Kita berada dalam suatu tempat yang tidak mewah
Tidak mewah tetapi istimewa
Kamu membawa senyuman cerah

Gulali memang manis
Semanis mimpiku dipagi ini
Bunga yang telah merias
Aku selalu terkesan dengan fantasi diri

Minggu, 29 November 2015

Minggu Malam

Percayalah kawan,
Wanita mudah untuk mengalah
Tetapi antonim dari hal itu ialah arah
Mereka hanya menutup untukmu kawan

Aku hanya menutupi mauku
Mauku bersamamu
Jika kamu keberatan
Akan aku tinggalkan

Pikiranku pandai menutupi
Namun hatiku terlalu suci
Mulutku fasih berkata
Namun air mataku lulus berkarya

Aku memang bukan penyuka hujan
Aku penyuka suasana malam
Tetapi yang aku pikirkan
Hujan dan malam sama-sama membawa sedih

Padamu sahabat aku ingin berbagi
Tapi saat ini aku sendiri
Di dalam kereta di malam hari
Mendengar jeritan diri sendiri