Sabtu, 25 Juni 2016

Haddad Alwi ft. Farhan - Ibu

bersinar kau bagai cahaya
yang selalu beriku penerangan
selembut sutra kasihmu 'kan
selalu rasa dalam suka dan duka

reff:
kaulah ibuku cinta kasihku
terima kasihku takkan pernah terhenti
kau bagai matahari yang selalu bersinar
sinari hidupku dengan kehangatanmu

bagaikan embun kau sejukkan
hati ini dengan kasih sayangmu
betapa kau sangat berarti
dan bagiku kau takkan pernah terganti

Jumat, 24 Juni 2016

Kehadiran Semesta Ketiga

Lewat ketenangan malam
Sang bulan berkhayal tentang matahari
Seharusnya rembulan memikirkan dia bukan dirinya
Kejora yang selalu hadir mendampingi

Suatu petang sang surya menyapa rembulan
Kejora merasakan kehadiran beban
Seharusnya rembulan memikirkan dia bukan dirinya
Mentari yang singgah menyita pikiran

Rembulan dihujani banyak pikiran
Tentang dua sosok wujud semesta
Seharusnya rembulan memikirkan dia bukan dirinya
Kejora yang ada disisi, bukan mentari di seberang perlintasan hari

Cahaya

Wahai Diriku

Wahai diriku yang sedang jatuh cinta
Janganlah engkau terbawa derasnya arus cinta
Dikuasai oleh kekuatan rasa
Sehingga kehilangan logika

Wahai diriku yang pernah jatuh cinta
Kuasailah segala problematika yang pernah ada
Jalankanlah segala logika
Sehingga dirimu belajar dari sejarah yang nyata

Wahai diriku yang akan jatuh cinta
Dirimu yang sekarang bentukan masa yang pernah ada
Problematika yang menantang logika dan rasa
Engkau akan mencari cinta yang menjelma dari khayalan logika


Jakarta, 23 Juni 2016
Cahaya

Jumat, 17 Juni 2016

Puisi

Puisi bukan hanya sekedar kata-kata
Ia punya jiwa
Cerminan isi hati pemiliknya
Atau jelmaan keliaran pikiran pemiliknya

Puisi bukan hanya sekedar puisi
Jika dipelajari dengan 1+1=2 itu ilmu mati
Seperti sebuah quotes earth without art just like 'eh'
Puisi memberikan warna lebih dari sekedar 'eh'

Puisi bukan hanya sekedar kalimat
Jiwanya bersemayam dari awal hingga tamat
Setiap bait layaknya potongan anggota tubuh
Diharapkan saling melengkapi menjadi satu tubuh

Selasa, 14 Juni 2016

Kemarin, Saat Ini, dan Esok Hari

Selepas semua penemuan
Aku masih ingin dibebaskan
Walau masuk dalam ikatan semu
Tapi tidak menutup aku hanya ingin kamu

Aku tidak mau masuk dalam aturan
Biarkan aku menjelajah dengan banyak peran
Seperti mereka yang bebas berjalan
Bersama kawan

Aku mencintaimu
Kemarin,
Saat ini,
Dan esok hari

Berikan saja sebongkah kepercayaan
Tanpa pengekangan
Aku akan selalu mengingat
Tidak akan ada ikatan semu lain

Kamis, 09 Juni 2016

Siapa Bilang Saya Setia?

Siapa bilang saya setia?
Saya jelalatan
Siapa bilang saya setia?
Saya mudah jatuh cinta

Jangan bilang saya setia
Saya mudah mencinta
Bilang saja saya sayang
Karena saya hanya jatuh

Yang serius,
Hanya bersama pemilik status

Rabu, 08 Juni 2016

Halo Yang Disana

Halo yang disana
Sepertinya sedang sibuk
Bisakah aku mendapatkan sedikit waktu?
Bukan sedikit, aku ingin beberapa jam waktumu

Aku bertukar pikiran mengenai beberapa hal
Entah penting atau tidak menurutmu
Tapi aku butuh bertukar pikiran
Aku menginginkan suatu obrolan cerdas

Aku menyadari satu hal
Sejak muncul
Sepertinya jadi aku yang lebih sering mencari
Coba lihat kembali percakapan kita

Mungkin ada yang kurang
Tetapi aku sudah bersyukur
Dengan kamu yang datang
Aku sudah sangat-sangat bersyukur

Terima kasih Mas ;)



Minggu, 05 Juni 2016

Aroma Lain


Angin malam ini

Bersemilir menerpa rambut-rambut

Memiliki aroma berbeda dari kemarin

Aroma bulan suci



Aroma angin malam ini

Seperti aroma saat idhul fitri

Suasana saat ini

Sangat berbeda dari tadi pagi



Ramadhan kemarin

Idhul fitri tahun lalu

Sudah berapa Ramadhan yang kita lewati?

Berapa idhul fitri?



1 kali ada

1 kali tiada

Aku bersyukur kali ini ada

Mungkin nanti di idhul fitri aku akan kembali melewati de javu



Suatu moment yang sama terulang

Di jalan di bawah lampu-lampu ibukota

Setahun yang lalu sendiri

Dan kali ini ada engkau seperti 2 tahun yang lalu


*p.s. : agak sebel pas sampe rumah udah gak sebagus rancangan pas masih di jalan, karena udah agak lupa-lupa sajaknya -.- feelnya udah gak terlalu dapet, tapi kurang lebih begitulah

Rabu, 01 Juni 2016

Aku Ingin Kembali

Aku ingin kembali
Kembali menulis seperti dulu
Tanpa ada yang mengomentari
Aku ingin bebas menulis seperti dulu

Bukan komentar dalam konotasi positif
Aku hanya ingin kembali bebas menulis
Tanpa ditanya apa maksudnya
Aku ingin menulis tanpa batas

Tolong hilangkan batas-batas
Runtuhkan pagar yang mengekang

Tolong hilangkan batas-batas
Putuskan tali-tali yang mengikat

Aku ingin menulis dengan bebas