Sabtu, 30 Juni 2018

Tidak Semua Hal

Tidak semua hal bisa disampaikan
Tidak semua hal bisa diutarakan
Bukankah dunia ini penuh dengan misteri kehidupan?
Begitupun seharusnya takdir Tuhan

Tidak semua orang menghargai usaha
Tidak semua orang membaca cerita
Tidak selalu yang ada dipikiran harus terucap dalam lisan
Tidak selalu dunia ada di sisimu

Yang belajar memendam rasa
Kurasa mempermudah gangguan jiwa
Itu dalam teori tentang ilmu jiwa
Namun, terkadang memang tidak bisa diuraikan dalam kata

Semakin dewasa
Bukankah semakin banyak rahasia?
Aku ingin hidup apa adanya
Tanpa harus menyimpan harta

Harta tentang mereka
Harta tentang realita
Harta tentang kuasa
Harta tentang cinta

Aku ingin bercerita
Tapi tidak bisa
Aku ingin bercerita
Tidak tahu kepada siapa

Bukankah manusia penuh dengan pertanda?
Seenaknya memberi tanda di akhir cerita
Bukankah manusia punya pandangan yang berbeda-beda?
Kali ini mungkin aku salah dalam melafalkan kata

Bisakah aku bercerita
Kau mendengarkan
Tanpa memberi label di akhirnya?
Tanpa memberi penilaian tentang hina?

Kepada siapa aku harus bercerita?
Kepada siapa aku harus menyerah?
Kepada siapa aku bisa pasrah?
Kepada siapa aku bisa lelah?

Yang beragama akan menjawab Tuhan.
Yang tidak beragama bagaimana?
Sepertinya, aku butuh jawabanmu.
Karena aku mencari manusia, tapi belum tentu manusia juga benar.

Selasa, 26 Juni 2018

Kebetulan Belaka

Ada langkah tanpa rencana
Raga datang tanpa cinta
Pada malam yang gelap gulita
Seorang pria ditemani wanita

Yang dingin akan hawa
Masuk ke rengkuhan jiwa
Bersemayam dalam kehangatan raga
Sebuah kecupan menimbulkan getar cinta

Bintang dan bulan sedang bersembunyi dari balik jendela
Ikut mendengarkan cerita cinta anak manusia
Tiada niat untuk masuk ke dalam rasa
Hanya ingin bersantai dan menjadi pendengar setia

Ialah takdir berkata berbeda
Yang memberikan sebuah cerita tanpa diduga
Terima kasih dunia untuk segala kesopanannya
Walaupun dalam keterbalikan kata-kata

Sabarlah dan silakan menunggunya
Ceritakanlah setiap kata, cerita, dan rasa
Sebagai akibat dari perjalanan menyusuri dunia
Di saat malam tiba dalam rengkuhan cinta

RR
Malang, 24 Juni 2018

Hati dan Perkataan

Pertemuan dan perpisahan
Kombinasi dari kebahagiaan dan tangisan
Ada yang datang untuk pulang ke pangkuan 
Ada yang pergi untuk pelarian

Hati manusia tiada yang paham
Hari ini kau suka, besok kau benci
Hati-hati dengan kata yang tak pernah padam
Hati-hati dengan kata tidak yang hakiki

Aku tidak mungkin bersamanya
Aku tidak akan mencintainya
Jangan kau katakan
Atau bisa jadi besok hatimu dibalikan

Manusia itu bebas, katanya
Aku setuju dengannya

Hari Itu

Yang tersibuk,
terima kasih telah menyediakan
waktu, raga, dan nyawa
untukku di hari itu

Bahwa,
harus ada ketidakjadian
hingga jadi
pada satu hari itu

Selanjutnya,
selamat menikmati harimu
aku pun kembali ke rumahku

Malang, 22 Juni 2018
VH. 

Minggu, 17 Juni 2018

Memori

memori itu memang ada
ada rindu yang muncul
dari kenangan masa lalu
incest

hal yang tidak seharusnya
terlepas dari memori itu
ada godaan dari aroma tubuh
berhenti

mengapa rindu setelah bertemu?
karena menolak keinginan
ingin dilepas dalam satu adegan
peluk

17 Juni 2018
12:40 a.m.

Rabu, 13 Juni 2018

Hari Terakhir Tarawih

"Sebentar lagi lebaran ya?"
"Momen yang ditunggu-tunggu banyak orang."

Seseorang mengirimkan dua pesan itu. Gue jadi mikir, "kenapa gue gak nungguin lebaran ya?" Setelah kalimat itu, gue jadi mikirin lebaran. Sial. Tapi, sebenernya gue lebih mikirin tarawih sih. Ramadhan ini, gue tarawih di hari pertama doang. Puasa selanjutnya setiap gue diajak sama Mama, gue cuma dadah-dadah karena beban tugas, materi uas, dan latihan nari.

"Nur, ayok tarawih," Mama mengajak dari pintu kamar.
"Dadah!!" gue ngejawab sambil melambai-lambaikan tangan.
"Heh! Ayok terawih!" masih getol ngajaknya.
"Dadaaahhhh!!!!" kali ini gue sambil nyengir di depan laptop.
Akhirnya Mama berangkat terawih sendiri. Bapak gue kemana? Ada, terawih juga, cuma Mama dan Bapak gak bakal berangkat bareng :)
Pokoknya gitu deh isinya tiap malam.

Sampai malam ini, malam ini malam terakhir Ramadhan. Besok malam udah takbiran. Akhirnya malam ini gue bisa tarawih ke masjid, karena besok udah bisa puasa lagi. Gue pengen banget tarawih di minggu terakhir karena masjidnya udah sepi, jadi gue bisa tarawih di dalam masjid.

Berangkatlah gue ke masjid sama Mama. Gue baru selesai markir motor. Mama datang dari pintu masjid ke arah motor gue.
"Nur, ayok pulang. Mama abis batuk terus ngompol," Mama gue berkata.
"Iya, ayok," gue akhirnya ngeluarin motor lagi dari parkiran.
Emang gue gak ditakdirin buat tarawih di minggu terakhir Ramadhan kayanya.

Oh iya, kondisi urin keluar sedikit setelah batuk itu kalau di keperawatan namanya inkontinensia urin: stres. Hal tersebut terjadi karena peningkatan tekanan abdominal karena batuk atau aktivitas lainnya. Salah satu faktor risikonya memang usia, jadi gue mewajari. Ada penanganan/intervensinya juga untuk inkontinensia urin ini, tapi gue lupa hehehe. Waktu itu Mama gue, gue suruh ngelakuin gak mau soalnya. Salah satunya, batasi asupan cairan 2-3 jam sebelum tidur.

Minggu, 10 Juni 2018

Warna Aura

Beberapa hari yang lalu gue tes aura di suatu website dan hasilnya adalah kuning dan biru. 


Untuk penjelasan dari warna kuning ada di sini: http://www.allaurasandchakras.com/aura-colors---yellow
Sekarang gue koreksi dulu, mana yang emang cocok dengan diri gue dan mana yang bukan gue. 
MIND/BODY:
Benar gue adalah orang yang hampir selalu ingin bermain, hidup itu untuk bersenang-senang. Secara garis besar benar, namun ada ketidakcocokan dengan diri gue di kalimat "Yellow personalities have a fear of relationships, commitments and obligations." Yang gue takutin bukan komitmennya, tapi kebebasannya. Gue bahkan mau membuat komitmen kalau emang udah nemuin yang klik. 
SOCIAL LIFE: 
Benar. 
RELATIONSHIP AND INTIMACY:
Ketidakcocokan ada pada kalimat, "Yellow personalities have a deep seeded fear of commitment. ... On the other they fear that committing to only one partner might diminish or remove their options and freedom." Gue gak takut komitmen yang mendalam. Gue gak pengen berkomitmen lebih dari satu pasangan. Selain ini, benar semua. 
CAREER AND FINANCES:
Cocok. 
HEALTH, WELLBEING AND GROWTH:
Sepertinya benar. 

Untuk penjelasan dari warna biru ada di sini: http://www.allaurasandchakras.com/aura-colors---blue
Yang gue koreksi adalah uraian panjang dibagian bawah poin-poin. 
MIND/BODY:
"Blues are introverted, friendly, loving and heartfelt." Gue dominan ekstrovert. 
" They remember other peoples birthdays, are concerned about the sick and have always a shoulder for others to cry on." Gue gak bakal inget ulang tahun orang, ultah Bapak gue aja setiap ngisi form biodata gue selalu nanya ke Mama. Biasanya kalau emang gue mau mengingat, bakal gue catet dan gak banyak orang yang gue catet tanggalnya. 
"The biggest challenge for any Blue person is to just say, "NO!"" Ini bener banget, gue selalu pusing setiap harus memberikan penolakan, terutama penolakan pernyataan perasaan. 
Selain itu yang gue uraikan, semuanya cocok. 
SOCIAL LIFE:
Cocok.
RELATIONSHIP AND INTIMACY:
"Love and affection is more important to them than sex and passion." Setelah gue pikir ulang, semuanya penting, gak ada yang paling penting. Mungkin karena ada aura warna kuning juga di gue. 
Secara garis besar, cocok.
CAREER AND FINANCES:
Kayanya cocok.
HEALTH, WELL-BEING AND GROWTH:
"They must learn to say, "No," if it feels like "no."" Iya, iya, udah belajar kok. Tapi, tetep aja masih sering kesulitan. 
Cocok.

Jangan

Kamu pernah kutolak sekali
Tolong jangan dekati lagi
Kamu boleh kembali
Tapi bukan untuk meminta lagi

Aku tetap ingin berteman
Tapi jangan disalahgunakan
Hanya berteman
Bukan untuk pendekatan

Jangan usaha lagi
Kamu harus tau kapan harus berhenti
Setiap kali kamu menggali
Aku enggan memberi

Setiap topik terasa seperti basa-basi
Aku ingin mengobrol selayaknya teman
Tidak akan ada cerita yang kuberi
Karena rasanya tidak nyaman

Tolong, jangan usaha lagi
Menolak itu sulit buatku
Mengatakan tidak itu sulit
Dan,
jangan sampai
aku
harus mengatakan tidak
secara langsung

Itu akan menghabiskan banyak energi

Sabtu, 09 Juni 2018

Yang Bahagia

Senang rasanya ngebaca ini, walaupun waktu itu chat room linenya belum gue buka tapi gue udah baca karena muncul pop upnya. Gue bisa ikut merasakan senang karena gue tau perjalanan anak ini. Setiap dia lagi butuh temen nugas, pasti gue jadi salah satu yang nemenin karena emang gue juga suka nugas di luar. Selain itu, gue sama Zhafi waktu itu nemenin dia waktu lagi down banget sama TKAnya. Gue nemenin di McCafe daerah Tanjung Barat sampai sekitar jam setengah satu malam. Habis itu gue jadi takut dibegal pas mau balik karena udah jam setengah satu, untung Zhafi bawa mobil jadi ngikutin gue dari belakang.


Waktu dia ngechat gini di grup, gue jadi inget waktu dia lagi cerita di McCafe sampe nangis, padahal biasanya gue sama dia main hina-hinaan. Selamat sudah lulus duluan ya, Japok a.k.a. Jablay Depok! HAHAHA. Gue jadi takut nih tahun depan skripsian. Alhamdulillah ya sudah lulus dari vokasi, ditunggu di program ekstensi FEB ya, Pok! Biar jadi sarjana gitu~ wkwkwkwk.

Jumat, 08 Juni 2018

Ada atau Tiada?

Bahwa aku mendengar dan menerjemahkan bahasa tanpa kata
Cinta yang ada semua masih maya dalam kehidupan yang fana
Aku memaknai setiap jemari yang bermain dalam tuts dunia
Di saat itu pula ada nada yang mengisi ruang berpikir di kepala

Kamis, 07 Juni 2018

Midnight Conversation

Me:
"Mas, kenapa ya kalau suka sama orang bawaannya pengen ngebales?"
"Bukan suka doang sih, kalau sama temen biasa juga aku bales kalau aku lagi bisa bales. Tapi ini, aku lagi bisa bales, tapi aku rasanya males banget ngebalesnya dan jadinya aku tunda sampe besok baru aku bales padahal beberapa kali aku lagi senggang."

Emas:
"Ada faktor x nya"
"Kalau ditembak gak suka ya ngehindar"
"Kalau suka kebalikan"
"Kalau biasa aja ya normal"

Apakah ini sifat alamiah manusia?

VH.

Jumat, 01 Juni 2018

Permainan Semesta

Aku meminta tapi tidak kau beri
Aku tidak meminta lalu dia memberi
Apakah kamu dan semesta sengaja mempersilakannya?
Apakah kamu sengaja memberikan kesempatan padanya?
Walau kalian tidak saling mengenal