Jumat, 28 Agustus 2015

Kebodohan

Mungkin hanya kegelapan malam yang mengerti
Selamat datang sisi hitam
Kerapuhan datang menggelayut
Menyelimuti sisi hati

Haruskah aku menangis saat ini?
Setelah sekian lama
Haruskah aku menangis untukmu?
Wahai engkau, terima kasih atas keputusanmu

Mungkin lebih baik sakit sekarang
Terlalu jauh aku mengagumimu
Seseorang yang tidak pantas bersamamu
Kembalilah, dia lebih baik

Aku hanya pendatang
Bahkan mungkin hanya pelarianmu
Terima kasih untuk malam ini
Kata-kata yang terus terngiang

Berusahalah kalian berdua
Gapailah mimpi kalian
Bersamalah kalian
Mungkin hanya aku yang terlalu berharap

Hanya aku yang terlalu bodoh
Termakan oleh kenyamanan hati
Mungkin ini karmaku
Yang pasti saat ini aku menangis
Karena kebodohan hatiku


Kamis, 27 Agustus 2015

Sebuah Alur

Santai saja,
Ini masih di awal

Nikmati saja,
Semua akan berjalan

Syukuri saja,
Semua membawa pelajaran

Seperti air yang mengalir
Yang menghujam batu karang
Dan melawati celah kecil
Selalu bermuara di lautan

Jumat, 21 Agustus 2015

Berhenti

Masa lalu menjelma dimasa kini
Dahulu dan sekarang
Lama tapi sebentar
Hilang dan muncul lagi

Menyangkut perasaan pasti menyangkut hati
Sebuah rasa suka dimasa lalu
Hilang dikala jauh
Dan kembali muncul dimasa kini

Permasalahannya,
Saat ini rasa itu lebih tumbuh
Jika dulu hanya benih
Saat ini sudah menjadi kuncup

Tolong, jangan biarkan aku merekah
Jika semua yang kamu lakukan hanya sia-sia
Tolong, jangan menggenggam tanganku
Jika tanpa arti apapun
Tolong, berikan kejelasan
Kamu lebih parah dari abu-abu
Semu

Aku ingin memilihmu dengan kejelasan
Diluar mungkin ada yang lain
Tapi kenyamananku sudah ada pada dirimu
Tolong, berikan kejelasan
Dahulu mungkin kita hanya sebatas kenal
Saat ini kita terlalu sering bertemu
Terlalu sering aku menghirup aroma parfummu
Maskulin, cocok dengan indraku
Terlalu hangat dirimu
Tolong, jaga hati ini
Berhentilah tidak jelas
Apakah hatimu jelas?
Sahabat atau lebih?