Minggu, 29 November 2015

Minggu Malam

Percayalah kawan,
Wanita mudah untuk mengalah
Tetapi antonim dari hal itu ialah arah
Mereka hanya menutup untukmu kawan

Aku hanya menutupi mauku
Mauku bersamamu
Jika kamu keberatan
Akan aku tinggalkan

Pikiranku pandai menutupi
Namun hatiku terlalu suci
Mulutku fasih berkata
Namun air mataku lulus berkarya

Aku memang bukan penyuka hujan
Aku penyuka suasana malam
Tetapi yang aku pikirkan
Hujan dan malam sama-sama membawa sedih

Padamu sahabat aku ingin berbagi
Tapi saat ini aku sendiri
Di dalam kereta di malam hari
Mendengar jeritan diri sendiri



Kamis, 19 November 2015

My List

Halo,
sekarang gue lagi pengen ngepost aja tentang list buku yang gue pengen beli. Udah terlalu lama berkutat dengan laptop dan buku-buku kuliah, udah terlalu lama gue gak megang buku hiburan. Gue sadar hal ini juga waktu temen gue Zz nginep di kamar gue bawa buku biography gitu, dia suka baca buku-buku biography emang. Terus, gue jadi pengen beli novel.

List novel yang gue pengen setelah browser-browser di mbah google itu :
1. Dilan 1 - Pidi Baiq -> udah kebeli :D
2. Dilan 2 - Pidi Baiq -> udah kebeli :D
3. Season to Remember - Ilana Tan -> udah kebeli :)
4. 9 Summers 10 Autumns - Iwan Setyawan

Sekarang gue lagi nabung nih, doain ya kebeli :)
Soalnya biasanya pas udah mau beli, gue malah belinya novel yang judulnya lain.
Atau kalau ada yang mau ngasih juga gue bakal seneng banget hehehe

Sebenernya ada satu buku lagi yang pengen gue beli walaupun gue udah pernah baca, yaitu... Mimpi Sejuta Dolar - Merry Riana. Entah, udah jatuh cinta banget sama ini buku. Gue dulu baca ini buku minjem punya temen gue, sekarang jadinya pengen punya sendiri ini buku. Tapi yaaa, beli yang belum pernah gue baca dulu deh hehe

Rabu, 18 November 2015

Hujan


Hujan
Aku bukan wanita penyuka hujan
Namun, bukan juga pembenci hujan
Aku berada di antara

Hujan tidaklah buruk
Tetapi, hujan juga tidaklah baik
Aku berpendapat di tengah

Aku tahu
Di belahan bumi bagian lain
Banyak yang bahagia dengan hujan
Sebagian lagi sedih dengan hujan
Sisanya mereka berada dipertengahan
Tidak senang dan juga tidak sedih

Aku tidak berkata suka atau benci
Aku juga tidak beranggapan baik atau buruk
Aku hanya merasa sedih disetiap hujan datang
Aku merasa hujan selalu membawa hal sedih

Alam sedang tidak berpihak padaku
Dalam suasana jatuh
Ia memberiku guyuran hujan
Mungkin ini berkah, tetapi aku sedang tidak berada dalam diriku

Entah, hujan selalu membawakan rindu
Melayang pikiranku akan seseorang yang jauh disana
Terbalut hatiku dengan perasaan yang mulai kuhapus
Sebuah rindu yang menyelimuti relung hati

Entah ini hal yang wajar atau tidak
Tetapi terkadang aku sering berfantasi dengan pikiranku
Alam khayalku membangunkanku
Membawaku melihat dirimu
Aku rindu dalam hujan

Senin, 16 November 2015

Dalam Genangan Air

Terguyur aku dalam rintik-rintik hujan
Membasahi baju-bajuku
Terendam aku dalam genangan air
Ternyata, banjir yang merendamku

Oh Jakarta
Sudah rentankah engkau?
Oh Jakarta
Sudah tuakah engkau?

Engkau yang rentan atau wargamu yang lupa?
Engkau yang tua atau wargamu yang tak acuh?
Wahai manusia, tak sadarkah akan ulahmu
Wahai manusia, mengapa kau tidak merawatnya

Siapakah yang lebih modern?
Engkau yang hidup saat ini
Atau mereka yang hidup zaman dulu
Siapakah yang lebih modern?

Jika hidupmu telah enak
Mengapa tak kau rawat lingkunganmu?
Terlenakah kau dengan rasa enak?
Terlenakah kau dengan rasa enak?

Pikirkan generasi selanjutnya
Jika pikiranmu lebih modern
Tapi mengapa pribadimu lebih kuno
Mereka yang berfikiran kuno
Memiliki kepribadian yang modern
Sadarlah wahai Manusia bahwa hidupmu tidak selamanya
Hidupmu tidak selamanya

Rabu, 11 November 2015

Rela

Mungkin hanya butuh suatu kerelaan
Seperti hal yang memang bukan untukku
Ada kalanya aku berharap untuk hal seperti itu
Dalam pengharapanku bersamaan dengan keharaman

Sesuatu yang bukan rezekiku
Akan selalu pergi
Sesuatu yang memang rezeki
Akan selalu kembali

Jika memang itu yang kamu inginkan
Mungkin,
Mulai malam ini aku akan merelakan
Walaupun aku masih menyimpan sedikit harapan

Harapanku mungkin mudah mungkin juga sulit
Hanya ingin bertemu lagi denganmu walau hanya dari dunia maya :')

Vulner Hunter - NHK

Sabtu, 07 November 2015

Kembali

katanya teman, tapi mengapa pergi?
apa kamu tidak rindu?
mungkin, hanya aku saja yang mencari
hingga sekarang tidak kutemukan

sering kuketik namamu dalam kolom search
apakah hanya aku yang mencarimu?
atau kamu telah menemukanku?
tidak bisakah kembali berbagi seperti dulu?

pengungkapan dalam sebuah puisi
terlalu malas aku menghaluskan kata
hingga tidak terbaca berlebihan
karena sesungguhnya, aku benar-benar ingin seperti dulu

banyak yang ingin kubagi
ada banyak cerita
tidak maukah kau mendengarku?
:(

Senin, 02 November 2015

Halo Vulner Hunter :)

Jika kamu melihat, mengapa tidak menyapa? Long time no chat ya.

October 2, 2014 at 11:35am.
It was a year since you've ask for leave. But, I still remember you until now.

Could we have a little conversation again?

I must defeat my big selfish to say...
.
.
.
.
I miss you.

-NHK

Mimpi dikala Subuh

Selamat datang waktu subuh
Jangkrik masih terdengar
Kegelapan masih pekat
Mentari masih beristirahat di peraduannya

Alarm mengalun
Mataku terbuka
Sedikit demi sedikit
Aku tersadar

Bertanyaku pada diri
Mimpi apa aku barusan?
Tentang seorang pria
Yang bahkan bukan orang yang dekat

Sinar kehidupan berkilauan
Memendarkan cahaya mata
Meredupkan hati yang suka
Mendengar kata bersama dalam ikatan

Sudah bersamakah kamu?
Apakah mimpiku petunjuk?
Apakah Tuhan ingin memberitahuku?
Apakah Ia ingin aku berhenti mengagumimu?

Aneka pikiran menarik kesadaran
Jadikanlah aku asuhanmu saja
Anak didikmu
Supaya semuanya dapat hilang