Rabu, 20 Juli 2016

Tempat Mencari

Setiap orang memiliki tempatnya sendiri, tempat aku berharap kehadirannya. Seperti dia yang mengisi inbox twitterku, atau dia yang mengisi message facebookku, atau dia yang mengisi hatiku dalam percakapan di line, atau orang tuaku yang mengisi SMS di handphoneku.

Dalam sebuah notifikasi di sebuah sosial media, hanya orang-orang dengan kekhasan kehadirannyalah yang aku harapkan. Seperti halnya terdapat notifikasi dalam message facebook, yang aku harapkan itu dari dia, bukan kamu. Seperti halnya terdapat notifikasi di dalam message twitter, yang aku harapkan itu dia, bukan yang lain. Seperti halnya aku menunggu notifikasi chat line, yang aku harapkan itu dari kamu, bukan broadcastan. Seperti halnya aku membuka-tutup pesan masuk di handphone, yang aku harapkan adalah SMS dari orang tuaku, bukan yang lain.

Setiap tempat punya kekhususan tersendiri untuk siapa. Buat aku itu yang menjadikannya kekhasan, milik siapa tempat ini. Yang membuat orang--diriku--mengetahui siapa pemilik notifikasi tersebut.

Ketika pemilik notifikasi berbeda, akan timbul kekecewaan karena realita yang ada tidak sama dengan harapan.

Ini hanya tulisan,
jangan diambil pusing,
belum tentu benar,
belum tentu salah.

Seni itu abstrak.

Nur Kholifah






Tidak ada komentar:

Posting Komentar